Usai Dilantik, Ini Terobosan Baru Camat Wewaria Temui Masyarakat

Ende, gardantt.id – Usai dilantik sebagai camat Wewaria, kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pekan lalu, Yanuarius Mari, langsung membuat terobosan baru melalui program kerjanya.

Program yang digagas oleh camat mudah ini adalah “Camat Mendengar”. Program ini dilaksanakan setiap malam Juma’at turun menyapa masyarakat di setiap desa di wilayah kecamatan Wewaria.

Tujuan dari program ini yakni camat Wewaria ingin mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keluh kesah dari masyarkat desa yang dikunjungi.

“Kita ingin mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan urgensi masyarakat di desa yang kita kunjungi. Kemudian dari setiap usulan yang disampaikan akan menjadi referensi camat untuk disampaikan kepada bapak – bapak pengambil kebijakan pada saat forum kabupaten,” ungkap camat Wewaria kepada media ini (16/3).

Ia menjelaskan, saat dirinya mengunjungi masyarakat desa Aelipo, harapan besar masyarakat adalah pembangunan listrik negara. Menurut mereka, sudah sekian tahun Indonesia merdeka namun hingga saat ini masyarakat di desa tersebut belum menikmati jaringan listrik Negara.

“Kondisi ini akan saya sampaikan kepada pemerintah kabupaten. Kemudian saya juga akan berkomunikasi dengan teman – teman di PLN untuk sekiranya bisa diprioritaskan pembangunan listrik negara di desa Aelipo,” paparnya

Menurut camat Wewaria, jika dirinya masi dipercayakan oleh bupati, wakil bupati dan sekertaris daerah tentunya agenda camat mendengar akan terus dilakukan.

“Bagi saya camat harus selalu bersama masyarakat karena camat adalah perpanjang tangan bupati dan wakil bupati. jika setiap kegiatan musyawarah di desa Kepala Desa melibatkan camat saya pastikan akan selalu hadir bersama masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Camat Wewaria berharap sekiranya pihak ULP PLN Ende dapat merespon keluhan warga tersebut.

“Kalau bisa melalui program listrik masuk desa kita minta di tahun ini bisa direalisasikan pembangunan listrik di desa Aelipo,” tutupnya.

Desa Haju