Warga Jalan Jati-Jengok Borong Mengusulkan Penerangan Jalan dan Trotoar untuk Keamanan

Ilustrasi lampu penerangan di desa.

GardaNTT.id – Warga yang tinggal di sekitar Jalan Jati-Jengok Borong, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk segera memasang lampu penerangan jalan dan membangun trotoar guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan di kawasan tersebut.

Usulan ini muncul setelah beberapa kali terjadinya kecelakaan dan insiden lainnya yang disebabkan oleh minimnya pencahayaan di area tersebut, terutama pada malam hari.

Melansir Poskupang.com, Rabu (2/4/2025), Permintaan ini disampaikan oleh Faldus Jana, Andri Mite dan sejumlah warga lainya kepada POS-KUPANG.COM, Rabu 2 April 2025.

Faldus menjelaskan bahwa permintaan pemasangan lampu penerangan jalan ini disebabkan oleh kondisi jalan yang sangat gelap pada malam hari di kawasan strategis Kota Borong. Kegelapan tersebut meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas serta tindak kejahatan lainnya, seperti pencurian dan perampokan.

“Kita sudah sampaikan ulang-ulang baik melalui media, kepada DPRD dan juga kepada pejabat-pejabat tapi belum juga terealisasi. Lampu Penerangan jalan ini sangat perlu karena untuk meminimalisir tindakan kejahatan,” ujar Faldus.

Selain itu, kondisi jalan ini juga belum dibangun trotoar untuk pejalan kaki.

Menurut Faldus, hal ini sangat penting demi keselamatan pejalan kaki, terutama karena tidak adanya trotoar. Anak-anak sekolah yang pergi dan pulang sering kali harus berjalan di tengah jalan, yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Menurut sejumlah ahli, infrastruktur jalan yang baik, termasuk penerangan dan trotoar, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Penerangan jalan yang memadai dapat mencegah tindakan kriminal, mengurangi kecelakaan lalu lintas, serta memberikan rasa aman kepada warga, terutama pada malam hari. Sementara itu, trotoar yang terpisah dengan jelas dari jalan raya juga meminimalkan risiko kecelakaan bagi pejalan kaki.

“Keberadaan penerangan jalan dan trotoar yang baik adalah bagian dari upaya menciptakan kota yang ramah terhadap pejalan kaki dan pengguna jalan lainnya. Hal ini juga akan meningkatkan kualitas hidup warga dan memberikan rasa aman,” ungkap seorang ahli transportasi, Dr. Anton Sembiring.

Menyikapi usulan warga, pemerintah setempat melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Timur berjanji akan mempertimbangkan dan mengevaluasi kebutuhan penerangan jalan serta pembangunan trotoar di Jalan Jati-Jengok Borong.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai Timur, Petrus Nanggala, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan kajian terhadap usulan warga ini dan berupaya untuk merealisasikannya dalam waktu dekat.

Warga Jalan Jati-Jengok Borong berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dalam merespons usulan mereka. Dengan adanya lampu penerangan jalan dan trotoar yang memadai, diharapkan tingkat kecelakaan dan potensi tindak kriminal dapat diminimalisir, dan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman.

Pemasangan lampu penerangan jalan dan pembangunan trotoar di Jalan Jati-Jengok Borong merupakan langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan di kawasan tersebut.

Usulan ini mencerminkan kesadaran masyarakat akan pentingnya infrastruktur yang mendukung keselamatan dan kenyamanan, dan diharapkan dapat segera terealisasi demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua.

Desa Haju