SMP St. Antonius Ruteng Laksanakan ANBK dengan Memerhatikan Protokol Kesehatan

Kepala SMP St Antonius Ruteng, Sofia Koni, S.Sos

Manggarai.GardaNTT.id Sekolah Menengah Pertama (SMP) St.Antonius Ruteng, Kabupaten Manggarai melaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Senin (4/10/2021).

Kepala SMP St Antonius Ruteng Sofia Koni S.Sos, didampingi petugas Proktor ANBK, Hendro Jemadu S.Kom menjelaskan, Peserta ANBK di SMP St Antonius Ruteng sebanyak 45 orang siswa dan pihak sekolah telah menyiapkan 35 unit komputer.

Sofia Kony menjelaskan, SMP St Antonius Ruteng memberlakukan 3 sesi dengan setiap sesi diisi 15 siswa peserta.

Baca juga :  Kemkominfo RI Gelar Seminar Virtual Literasi Digital di Ruteng

“Total jumlah komputer sebanyak 35 unit tetapi kami sengaja membagi dalam 3 sesi dengan setiap sesinya diikuti 15 siswa agar tidak terjadi kerumunan,” Imbuhnya.

Dikatakannya, ANBK kali ini dilaksanakan dalam 2 hari yaitu hari ini dan esok. Untuk materi ANBK hari ini adalah literasi sedangkan materi ANBK hari selanjutnya adalah Numerasi.

Peserta ANBK tahun ini, kata dia, adalah siswa kelas VIII yang ditentukan oleh pusat dan pemilihannya berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Baca juga :  Kemkominfo RI Gelar Webinar di Ruteng, Pemateri Evan Lahur: Peluang Usaha Dimulai Dari Orang yang Tidak Menyadari Produk Kita
Pemeriksaan suhu tubuh sebelum ANBK dilaksanakan

Ia menambahkan, kegiatan ANBK dilaksanakan secara mode semi online. Karena itu diharapkan jaringan tetap stabil selama pelaksanaan nantinya.

“Saya berharap agar pada saat pelaksanaan jaringan aman sampai selesainya kegiatan ujian” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan ANBK ini menerapkan Protokol Kesehatan ketat Pencegahan Covid-19 mulai dari wajib mencuci tangan, memakai masker serta pengaturan jarak Sehingga tidak terjadi penularan Covid-19.

Baca juga :  Indehoi di Kamar Kos, Belasan Pasangan Muda di Ruteng Digrebek Aparat

Ia berharap, selaku kepala SMP St Antonius Ruteng, Asesmen Nasional yang dilaksanakan dapat mencapai tujuan sesuai dengan yang sudah ditetapkan kementrian pendidikan yaitu meningkatkan mutu pendidikan, serta dapat menghasilkan informasi akurat yang dapat memperbaiki kualitas belajar mengajar yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.