5 Poin Pandangan Fraksi PAN Terhadap Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Manggarai Tahun 2020.

Manggarai, GardaNTT.idFraksi PAN melalui Ketuanya Yohanes Rikardus Madu dan dibacakan oleh Ursula Anus, manyampaikan laporan akhir pendapat Fraksi PAN pada sidang paripurna ke-20 yang berlangsung di Aula Kantor DPRD Kabupaten Manggarai, pada Senin, (26/7/2021).

Paripurna ke-20 itu dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Manggarai, Matias Masir, S. Pd dan wakil Ketua Ipi Soe.

Dalam pandangan akhir Fraksi PAN menyampaikan beberapa hal yang perlu dijalankan serta diminimalisir secara baik oleh pemerintah Kabupaten Manggarai.

Menurut Fraksi PAN, dengan bertambahnya korban virus corona yang sedang merebak di wilayah Kabupaten Manggarai perlu adanya penanganan yang intens dari setiap masyarakat, agar pemerintah dalam hal ini satuan gugus tugas dan yang lebih penting adalah mereka para tenaga kesehatan yang dengan mengorbankan diri mereka untuk membantu para pasien agar cepat sembuh.

Lanjutnya juga, pada tataran evaluasi kinerja keuangan Pemerintah dan rekomendasi BPK RI perwakilan NTT senantiasa dapat menjadi kajian dan sumbangsih berpikir dalam rangka memperbaiki kinerja dan tugas-tugas pemerintah Kabupaten Manggarai di tahun-tahun yang akan datang jelasnya.

Adapun tanggapan fraksi PAN yang dibacakan oleh Ibu Ursula yang disampaikan dalam paripurna tersebut, yaitu:

  1. Fraksi PAN menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada gugus tugas Covid-19 Kabupaten Manggarai yang sudah menerapkan PPKM semenjak tanggal 21 Juli hingga 1 Agustus 2021. Fraksi juga menyampaikan agar penerapan PPKM harus dilakukan terus menerus agar masyarakat selalu dalam keadaan yang terpantau.
  2. Dalam rangka refocusing anggaran, fraksi PAN menyampaikan agar pemerintah dalam merasionalisasi anggaran perlu memperhatikan program strategis yang merupakan indikator kinerja kunci perangkat daerah, sehingga pada tahapan evaluasi indikator kinerja kunci pada tahun berikut di setiap OPD yang berdampak langsung pada indikator kepala daerah masih dapat diukur dengan penilaian baik atau sangat baik.
  3. Besaran anggaran Rp. 52.500.000,00 covid-19 yang sudah di-refocusing sesuai dengan ketentuannya pada Mei 2021, fraksi PAN juga menyampaikan agar anggaran yang sudah dirasionalisasi agar bisa mencapai target penyerapan anggaran sesuai Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 94/PMK.07/2021 tentang perubahan atas peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana Desa tahun 2021 dalam rangka mendukung penanganan virus corona dan dampaknya. Terlebih khusus alokasi belanja pada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Badan Penanggulan Bencana Daerah dan Dinas Sosial Kabupaten Manggarai dalam rangka bantuan langsung tunai.
  4. Pemerintah daerah diminta agar mempercepat vaksinasi, mengingat banyaknya laporan, bahwa masyarakat Manggarai masih banyak yang belum divaksinasi.

Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka vaksinasi untuk Kabupaten Manggarai tahun 2021 ditargetkan sebanyak 50.206 orang. Laporan minggu ketiga pada bulan Juli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai terhadap masyarakat yang sudah mendapat pelayanan vaksin sebanyak 28.579 orang atau 56,92% dari besaran target yang ditentukan.


Fraksi juga menyarankan agar dibuka sebanyak mungkin titik pelayanan vaksin di tiap desa, kelurahan, dan kecamatan agar penyebaran virus corona juga dapat diminimalisir.

  1. Data Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD yang mengalami penurunan dari tahun 2019 sebesar 73,2% menjadi 49,53% pada tahun 2020 menjadi perlu perhatian khusus pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai. Selain terjadinya perubahan regulasi, beberapa hal teknis yang menjadi perhatian adalah dana BOP untuk 283 Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD ) baik negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh Kabupaten Manggarai sampai dengan bulan Juli awal semester pertama pada tahun 2021 belum direalisasikan.

Fraksi PAN juga menyampaikan untuk menyuarakan sebagian kecil dari batin masyarakat untuk situasi covid yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai secara umum.

Untuk para dokter dan para medis tempat kita bersandar, setiap hari bunyi sirene ambulans terus berbunyi, Rumah Sakit sebagai tempat terakhir menghadapi maut, air mata terus bercucuran, satu demi satu masyarakat kita gugur dan terpapar. Histeris duka kian mencekam, kota indah Manggarai menjadi lengang dan sepih. Covid -19 ibarat hantu yang hidup. Dan sewaktu-waktu bisa menghabisi kita semua. Fraksi PAN melalui Ketua Fraksi Rikar Madu, yang dibacakan oleh Ibu Ursula menyampaikan doa yang mendalam untuk duka yang sudah terjadi selama ini di Kabupaten Manggarai.

“Semoga arwah dari saudara-saudari yang sudah berpulang ke pangkuan Ilahi diterima di Sisi Kanan Sang Pencipta di Surga. Dan untuk keluarga yang ditinggalkan, diberi kekuatan agar bisa menerima kenyataan. Mari jaga kesehatan, salam sehat, dan jangan lupa pake masker.” Tutup Ursula.

Desa Haju