Miris! Sudah Dua Bulan Lurah di Matim Tutup Layanan di Kantornya

Manggarai Timur, GardaNTT.id – Pelayanan di kantor Kelurahan Tiwu Kondo, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), selalu ditutup.

Pasalnya, sang Lurah selalu berkantor dan membuka pelayanan di rumah pribadi. Akibatnya, warga mengalami kesulitan saat hendak mengurus segala sesuatu yang berkepentingan di kantor itu.

“Saya terus terang kecewa betul, waktu saya mau urus surat keterangan di kantor itu, selalu saja ditutup,” kata seorang warga yang enggan namanya di mediakan.

Warga ini mengungkapkan, kantor tersebut ditutup sejak Oktober 2021 lalu. Menurut informasi, ungkapnya, Lurah kerap berkantor di rumah pribadinya selama ini.

“Banyak yang mau urus administrasi di kantor Lurah selama ini, tapi selalu ditutup. Katanya Lurah selalu di rumah pribadi selama ini,” tuturnya.

Ia meminta agar Bupati atau Sekda Matim memberi teguran kepada Lurah dan staf Kelurahan Tiwu Kondo agar kembali berkantor.

Alasan Lurah Menutup Kantor

Lurah Tiwu Kondo, Cyprianus Sorodalim, ketika dihubungi GardaNTT.id, membenarkan penutupan pelayanan publik di kantornya.

Ia beralasan jika hal itu dilakukannya karena sekelompok masyarakat yang diketahui warga adat suku Ndoko, memboikot dengan melakukan pemagaran di kantornya itu.

“Benar, kami menutup pelayanan karena suku Ndoko melakukan pemagaran di kantor kami. Jalan masuk ditutup. Nah sejak saat itu, saya buka pelayanan di rumah pribadi saya saja,” jelasnya.

Desa Haju