Sosialisasi 4 Pilar, Julia Laiskodat Tekankan Ende Bisa Mencerminkan Nilai Luhur Pancasila

Ende, GardaNTT.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dapil II NTT dari fraksi Nasdem, Bunda Julia S. Laiskodat melaksanakan kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang bertempat di aula SMKN2 Ende, kab. Ende pada Senin, (22/11) waktu setempat.

Anggota Dewan yang akrab dengan sapaan Bunda Juli menuturkan, Empat pilar kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh bagi rakyat Indonesia agar merasa nyaman, aman, tenteram, sejahtera dan terhindar dari berbagai ancaman.

“Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami oleh seluruh masyarakat. Empat pilar tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” ungkapnya.

Menurut Bunda Juli kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan merupakan pemicu bagi masyarakat Ende. Karena kota Ende adalah kota Pancasila, untuk itu Ende harus bisa mencerminkan nilai–nilai luhur Pancasila dengan baik.

“Melalui sosialisasi Pancasila cetusan Bung Karno di Ende, sesungguhnya akan menjadi kebanggaan kita bersama. Karena Ende merupakan rahimnya pancasila,” ungkap Bunda Juli.

Selain itu, Bunda Juli menyampaikan, sesuai program Gubernur NTT, bahwa ia akan memprioritaskan pengembangan wilayah-wilayah destinasi wisata yang ada di provinsi NTT dengan baik. Maka dari itu Bunda Juli menitipkan amanatnya kepada siswa-siswi SMKN2 Ende.

“Saya berharap kepada semua siswa-siswi SMKN 2 Ende untuk bisa memosting daerah-daerah destinasi wisata kab. Ende di media sosial. Karena hal tersebut sangat membawa dampak positif bagi para generasi di kemudian hari,” terangnya.

Satu hal yang paling menarik yang Ibu Julia S. Laiskodat lakukan, Ia memicu motifasi siswa SMKN2 Ende dengan memberikan satu orang yang menjawab pertanyaannya dengan nominal Rp500.000,00.

“Jangan melihat nominal yang saya berikan. Tetapi ini sebagai bentuk untuk mendorong memotifasi peserta didik sehingga mampu untuk memberikan idealisnya di hadapan orang banyak,” tutup istri orang nomor satu di NTT itu.

Desa Haju