Jemur Komoditi di Trotoar, Toko Aneka Meresahkan Pengguna Jalan

Foto: Riky Huwa

Manggarai, GardaNTT.id- Toko pengepul hasil pertanian di Kabupaten Manggarai yang beralamat di jalan Ruteng-Reok meresahkan pengguna jalan.

Pasalnya, Toko yang diketahui namanya Toko Aneka sengaja menjemur hasil komoditi di atas trotoar sehingga menghalangi pengguna jalan yang melintasi wilayah itu.

Pantauan media ini, Senin, (21/06/21), di depan sebuah toko yang beralamat jalan Ruteng-Reok terdapat kopi yang sedang dijemur menutupi seluruh badan trotoar.

Jalur tersebut merupakan jalur utama yang sangat ramai dilewati kendaraan menuju arah Reok dan merupakan jalan Negara.

Baca juga :  Mesak J. Ndun: Saya Baru Jabat Kepala Desa Seumur Jagung, Masalah Sanksi Itu Tidak Benar

Salah seorang pejalan kaki sebut saja Toni kepada media ini mengatakan, pemilik toko sudah meresahkan dan membuat warga terpaksa menggunakan badan jalan.

Ia juga mengaku kecewa karena tidak bisa memanfaatkan trotoar yang sudah digunakan sepihak oleh pemilik toko untuk jemur komoditi.

“Saya kecewa pak. Ini trotoar kan bertujuan untuk pejalan kaki. Tapi malah digunakan untuk jemur komoditi,” ujar salah seorang pejalan kaki yang melintasi jalur tersebut.

Baca juga :  Unit Jatanras Polres Manggarai Mengamankan Pelaku Kasus Human Trafficking

Media ini juga telah berupaya meminta tanggapan pemilik toko terkait alasannya menggunakan trotoar sebagai tempat jemur komoditi. Namun, upaya tersebut dihalang oleh seseorang yang mengaku tamu di toko tersebut dan beralasan pemilik toko sedang tidak berada di tempat.

Belakangan diketahui, orang yang mengaku tamu tersebut ternyata merupakan pemilik toko. Diduga dirinya sengaja mengaku tamu agar terhindar dari wawancara awak media.

Baca juga :  Unit Jatanras Polres Manggarai Mengamankan Pelaku Kasus Human Trafficking

Pada saat bersamaan, salah seorang karyawan toko yang tidak mau disebutkan namanya mengku, diperintah bosnya (toko Aneka.red) karena sudah tidak memiliki tempat untuk menjemur komoditi di areal toko.

“Sengaja. Karena memang di dalam (area toko.red) kurang tempat. makanya jemur di luar (trotoar.red),” ungkapnya, sambil menghindar dari kerumanan awak media.

Penulis: Riky HuwaEditor: Adi Jaya