Mengaku Karyawan Finance, Sekelompok Orang Ambil Paksa Motor Milik Warga Ende

Ende.GardaNTT.id-Beberapa orang mengaku kelompok dari perusahaan finance dan langsung ditugaskan dari pusat (Jakarta) mengambil paksa motor warga Desa Raburia, kec. Ende, Kabupaten Ende, minggu lalu (13/10/2021)

Hal ini di benarkan oleh korban berinisial FL saat di temui GardaNTT.id pada, Selasa (26/10). Ia mengaku jika motornya di ambil oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan kelompok finance.

“Waktu itu motor saya parkir di pertigaan Jl. Irian Jaya, karena saya pergi tanya tempat servis kunci motor di bengkel. Ketika saya pulang, ada sekelompok orang yang sudah menghampiri motor saya, lalu mereka menyampaikan bahwa mereka dari kelompok Finance dan mereka angkut motor tersebut dengan alasan motor itu pembayarannya belum lunas di jawa, tetapi pernyataan itu tidak punya data pendukung misalnya nama bengkel dan kwitansi pembayaran semasi masa kredit,” tutur FL.

Ia juga mengaku, saat dirinya menanyakan di mana kantor finance di Ende, dan kira-kira motornya mau di angkut kemana, mereka hanya menjawab kalau mau ambil motor, sebentar antar uang satu juta rupiah.

“Hanya karena sayang barang, sehingga saya pulang ambil uang satu juta, tetapi ketika malamnya saya kontak mereka dan saya minta bertemu, mereka menyampaikan uang di tambah lagi satu juta, jadi dua juta, saya pun tetap usaha uang. Esoknya (14/10) saya tanya lagi keberadaan motor, mereka menyampaikan motor sudah diangkut kembali ke Surabaya menggunakan angkutan ekspedisi,” jelas FL.

Namun, kata FL, pada Selasa, (26/10)
dirinya melihat ada postingan di facebook menjual sepeda motor Vixion persis motor miliknya, Ia pun merespon seolah-olah dirinya sebagai orang yang berminat untuk membeli motor tersebut. Merekapun merespon dengan baik, sehingga FL meminta bantuan keluarganya untuk mengecek motor tersebut dan ternyata motor tersebut miliknya.

“Kami difasilitasi oleh polisi dari Polres Ende dan ketika dicek ternyata itu benar motor saya dan yang menjadi bukti di (STNK), sehingga motor itu saya ambil kembali,” terang FL.

Dalam waktu yang bersamaan pria yang berinisial AD mengatakan kasus tersebut sudah termasuk kasus pencurian. Dirinya meminta kepada kepolisian Resort Ende untuk segera menyikapi persoalan ini.

“Saya minta kepada kepolisian Resot Ende untuk segera melakukan penyelidikan terhadap beberapa anggota kelompok tersebut, karena tindakan ini sangat tidak baik bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap, ketika sudah ditemukan beberapa anggota kelompok tersebut dirinya mendesak untuk memberikan hukuman sesuai pasal kasus pencurian.

“Tolong dipidanakan karena perbuatan ini sangat merugikan,” tutupnya.