6 Dosen Unika Santu Paulus Ruteng Menjadi Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Tingkat Nasional

Kegiatan Bimbtek Pelatih Ahli Sekolah Penggerak

Manggarai, GarddaNTT.id – Sebanyak 6 Dosen Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng lulus menjadi Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Tingkat Nasional melalui Keputusan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Rabu (29/9/2021).

Dalam lampiran Surat Keputusan dengan Nomor 5465/B/KP.04.00/2021 sebanyak 635 orang dinyatakan lulus dan ada 6 orang dosen Unika Santu Paulus Ruteng terdaftar dalamnya.

Dr. Sabina Ndiung, M.Pd., salah satu dosen Unika Santu Paulus Ruteng yang lulus Program Sekolah Penggerak Angkatan I tahun 2021 sebagai Pelatih Ahli mengatakan, bersyukur dan bangga karena bisa lulus dan menjadi salah satu Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Tingkat Nasional.

“Kami berenam bersyukur dan merasa bahagia karena menjadi bagian dari komunitas Pelatih Ahli angkatan 1 Tingkat Nasional setelah melewati proses seleksi yang panjang dan Bimbingan Teknis (Bimbtek) selama tiga minggu dari tanggal 18 Agustus s.d 11 September 2021,” ungkapnya.

Baca juga :  Dibacok Menggunakan Sabit, Warga di Konggang Ruteng Luka Parah

Menjadi Pelatih Ahli Sekolah Penggerak, kata dia, merupakan kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk bisa mendampingi kepala sekolah, guru/pendidik, dan pengawas sekolah/penilik untuk mewujudkan sekolah yang berpusat pada murid.

Dalam masa seleksi dan pelatihan, lanjutnya, banyak hal baru yang diperoleh sebagai bekal pengetahuan dalam kegiatan pendampingan di sekolah penggerak sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia khususnya di wilayah Indonesia Timur sesuai dengan harapan Menteri Nadiem.

“Selanjutnya, kami menanti surat tugas penempatan,” ungkap dosen Pendidikan Bahasa Inggris ini.

Sementara, Tarsisius Golo, S.Fil., M.H, peserta yang lulus seleksi Pelatih Ahli menegaskan bahwa Pelatih Ahli Program Sekolah Penggerak bertugas untuk mendorong kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan sekolah dan pemangku kepentingan di kabupaten/kota.

Baca juga :  Dibacok Menggunakan Sabit, Warga di Konggang Ruteng Luka Parah

“Sebenarnya, peran Pelatih Ahli itu menjadi teman belajar yang inspiratif, sekaligus wadah konsultatif untuk bersama menjadikan sekolah itu lebih berpihak pada siswa. Sehingga pihak sekolah dan instansi bersama kami (pelatih ahli: red.) bekerja sama. Kami hanya melakukan monitoring kemajuan proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah dan pendampingan terhadap kepala sekolah,” ujar Alumnus Program Magister Hukum Kesehatan Universitas Negeri Surakarta Solo itu.

Dosen Unika Ikuti Bimbtek Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Angkatan 1

Mewakili rekan dosen yang lulus, Dr. Sabina menyampaikan terima kasih atas dukungan Yayasan Santu paulus Ruteng dan Lembaga Unika Santu Paulus Ruteng.

“Saya mewakili kami yang lulus menyampaikan terima kasih banyak kepada Yaysan Santu paulus Ruteng dan Civitas Akademika Unika Santu paulus Ruteng yang senantiasa mendukung kami sejak persiapan, pelaksanaan, sampai penetapan kelulusan melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Ini merupakan bukti kerja sama dan dukungan kita semua,” ungkapnya.

Baca juga :  Dibacok Menggunakan Sabit, Warga di Konggang Ruteng Luka Parah


Untuk diketahui, Dosen Unika yang lulus seleksi Pelatih Ahli Sekolah Pengerak tingkat nasional, yakni Dr. Sabina Ndiung M.Pd., Dr. Wahyuni Purnami, S.P., M.Pd., Fransiskus Nendi, M.Pd., Fulgensius Efrem Men, M.Pd., Tarsisius Golo, Sfil., M.H., dan Faleria Suryani Kunila, M.Pd.Si. mereka akan mendampingi tiga sampai lima sekolah dalam satu kabupaten, selama minimal satu tahun.

Pelatih Ahli Sekolah Penggerak Angkatan I Tingkat Nasional dari NTT sebanyak 18 orang, dan Unika Santu Paulus menjadi yang terbanyak anggota yang lulus.