Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Landa Manggarai, Pemerintah Diminta Jangan Tutup Mata

Manggarai, GardaNTT.id – Menjelang musim tanam padi, Petani di Wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur mengaku sulit mendapatkan pupuk bersubsidi. (15/01/2022).

Sebagaimana diungkapkan Yohanes salah satu petani di Desa Bulan, Kecamatan Ruteng kepada Media ini mengatakan hampir setiap musim tanam dirinya sangat sulit mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Bukan hanya pada musim ini, hampir setiap musim tanam saya sulit mendapatkan pupuk bersubsidi” ungkapnya.

Dia mengatakan, padahal sudah bergabung dalam kelompok tani dan masuk dalam daftar Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok namun dirinya tetap tidak mendapat jatah.

“Mekanisme untuk mendapatkan pupuk subsidi saat ini kan tidak lagi seperti dulu, sekarang penerima jatah wajib bergabung dalam kelompok tani dan terdaftar dalam RDKK dan saya sudah dalam itu.” tambahnya.

Dia berharap ditengah kelangkaan pupuk bersubsidi ini Pemerintah tidak boleh tutup mata dan telinga atas jeritan petani, sebab dampaknya bisa gagal panen bagi petani.

“Pemerintah jangan masa bodoh ini masalah serius, bisa berdampak fatal seperti kelaparan” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (PLT) Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai, Hendrikus Rana Rora menyampaikan persoalan pupuk tersebut untuk memenuhi semua sesuai data Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok ( RDKK)

Menurutnya, yang mereka ajukan itu tidak mungkin. Karena kita dapat alokasi dari provinsi dan itu dari semua jenis pupuk juga dialokasikan sekitar enam ribu lebih ton.

“Untuk pupuk urea kita hanya dapat alokasi 3,024.00, pupuk SP-36 75.00, pupuk ZA 12.00, pupuk organik granular 900.00, pupuk organik cair 396.00 dan pupuk NPK 2,306.00. Tetapi kita tidak bisa tolak karena memang jatah pupuk subsidi dari pusat untuk di Kabupaten Manggarai hanya itu saja,” jelas Hendrikus (14/01/ 2022)

Lebih lanjut ia mengatakan, dari jumlah stok pupuk subsidi itu tadi kita sudah mengalokasikan ke setiap Kecamatan di Manggarai dan di setiap kecamatan itu ada semua pengecernya masing-masing.

Untuk diketahui berikut jumlah alokasi pupuk subsidi disetiap kecamatan di Kabupaten Manggarai, kecamatan Reo pupuk urea 185.00 ton pupuk NPK 66.00 ton, kecamatan Reok Barat pupuk urea 178.00 ton pupuk NPK 70.00, kecamatan Cibal pupuk urea 145.00 ton pupuk NPK 78.00 ton, kecamatan Cibal Barat pupuk urea 137.00 ton pupuk NPK 95.00 ton, kecamatan Wae Ri’i pupuk urea 323 ton pupuk NPK 466.00 ton, kecamatan Langke Rembong pupuk urea 141.00 ton pupuk NPK 112.00 ton, kecamatan lelak pupuk urea 89.00 ton pupuk NPK 72.00 ton, kecamatan Ruteng pupuk urea 570.00 ton pupuk NPK 559.00 ton, kecamatan Rahong Utara pupuk urea 123.00 ton pupuk NPK 104.00 ton, kecamatan Satar Mese pupuk urea 701.00 ton pupuk NPK 401.00 ton, kecamatan Satar Barat pupuk urea 290.00 ton pupuk NPK 193.00 ton, dan untuk kecamatan Satar Mese Utara pupuk urea 142.00 ton pupuk NPK 90.00 ton.

“Nanti saya tanya kepada seluruh pengecer di 12 kecamatan apakah kewajiban mereka sudah tebus ke distributor, karena ketersediaan pupuk itu tergantung tebusan mereka ke distributor,” tutupnya.

Penulis: Hery Salus