Tindak Tutur Ekspresif pada Debat Ketiga Capres 2024

Nama Penulis : Yosefina Genggeng

GardaNTT.id– Debat ketiga CAPRES ( Calon Presiden) pada 21 Januari 2024 Kembali mempertemukan tiga Paslon yaitu nomor urut 1 Anies Baswedan, nomor urut 2 Prabowo Subianto, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Ketiga Paslon ini kembali bertemu pada debat ketiga dan dalam hal ini terdapat jenis tindak tutur Ekspresif dalam Konteks Interaksi Sosial dari ketiga paslon.

Tindak tutur ekspresif dalam hal ini adalah ungkapan perasaan atau kondisi emosional dan bersifat ekspresif pada debat ketiga calon presiden tahun 2024. Dalam debat antara ketiga calon presiden, terlihat adanya tindak tutur ekpresif dari ketiga calon.

Calon nomor urut satu menunjukkan empati terhadap kesulitan rakyat dengan mengungkapkan rasa prihatin. Calon nomor urut dua mengekspresikan keyakinan dalam visi dan misinya untuk masa depan Indonesia. Calon nomor urut tiga menyuarakan kebanggaan atas prestasi masa pemerintahan sebelumnya. Pelaksanaan debat ketiga Calon Presiden yang memberikan informasi kepada masyarakat indonesia berdasarkan tuturan yang disampaikan masing-masing paslon. Calon presiden nomor urut satu lebih cenderung pada tindak tutur ekspresif untuk menghubungkan secara emosional dengan pemilih. Penutur mengangkat isu tentang ancaman non tradisional bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya perlu adanya tindakan pertahanan cyber yang serius sebagai bentuk keprihatinan terhadap situasi saat ini. Sementara calon presiden nomor urut dua lebih fokus pada tindak tutur asertif untuk menyoroti pencapaian dan rencana aksi konkret.

Penutur menjabar hasil kerja nyata yang telah dilakukan sebagai bentuk usaha meningkatkan sumber daya manusia dengan membentuk empat fakultas baru di bidang sains, teknologi, engineering dan matematika agar para generasi muda dapat dipersiapkan untuk menguasai teknologi.

Calon presiden nomor urut tiga menggabungkan berbagai jenis tindak tutur untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kepemimpinannya. Penutur berbicara tentang pentingnya membangun security system yang baik selain meningkatkan sumber daya manusia dan infrastruktur. Analisis jenis tindak tutur ekspresif dalam debat calon presiden Pemilu 2024 memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi opini publik dan mencapai tujuan komunikatif.

Pemahaman ini dapat membantu pemilih dalam mengevaluasi visi dan kepemimpinan calon, menginformasikan proses pengambilan keputusan mereka dalam Pemilu mendatang.