Vivo Buka Kantor Cabang di Waitabula, Sumba Barat Daya

Managemen VIVO membuka kantor cabang di kota Waitabula

Sumba.GardaNTT.id-Managemen VIVO membuka kantor cabang di kota Waitabula, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Kantor cabang tersebut di launching secara resmi pada Sabtu (16/10/2021) dan menjadi kantor cabang pertama untuk seluruh daratan Pulau Sumba.

General Manager Vivo, Jacobus Nuwa, menjelaskan pembukaan kantor cabang tersebut merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada user dan partner bisnis di daratan Sumba.

Ia meyakini, kehadiran kantor tersebut akan berdampak pada kepercayaan user terhadap VIVO.

Baca juga :  Oknum Anggota DPRD di Sumba Tengah NTT Diduga Aniaya Pendeta

“Saya yakin dengan adanya service center ini, kepercayaan dari user kepada brand VIVO akan semakin meningkat,” kata Jacobus.

Jacobus memaparkan, market share semua brand VIVO saat ini sudah sekitar 50% di area Sumba dengan jaminan kualitas dan kuantitas pelayanan baik prasales maupun aftersales.

“Lalu market share kalau dari jumlah penduduk baru sekitar 15 persen, maka kami bangun kantor di sini supaya bisa maksimalkan pelayanan dan meningkatkan penggunaan VIVO di area Sumba,” ujarnya.

Baca juga :  Warga Monsok Kuwus Barat Senang, Kampungnya Akan Segera Nikmati Listrik

Dia menambahkan, selain VIVO belum ada brand smartphone lain yang memiliki kantor dan service center sendiri di Sumba. Bahkan ia mengklaim, hanya brand VIVO yang berani membuka kantor dan service center di area Sumba dengan lokasi paling strategis di Kota Waitabula.

“Hanya VIVO yang berani buka service center untuk meningkatkan pelayanan kepada customer dan partner bisnis,” imbuhnya.

Baca juga :  Golkar Optimis Kadernya Menang dalam Pengisian Wakil Bupati Ende

Turut hadir dalam acara peresmian tersebut, GM (General Manager) Jack Nuwa, MAB,(Manager Area besar) Sarsemi Bessie, MA,(Manager Area) Enffendy SPV Terminal Suen mooy dan Beberapa owner toko yang ada di 4 kabupaten di Sumba, serta PC ( Produk Consultant ) area Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Penulis: Kristo NangaEditor: Olizh Jagom