Tersisa Dua Desa di Manggarai Belum Teraliri Listrik, Masyarakat Diminta Bersabar

Manager UP2K Flores, Simi Lepebesi

Manggarai, GardaNTT.id – Rasio Desa Berlistrik (RDB) di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga saat ini tercatat 98,83 persen.

Hal tersebut disampaikan Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores, Simi Lepebesi, saat ditemui di Ruangan Kerjanya pada Jumat (10/12/2021).

“Secara Rasio Desa Berlistrik, Manggarai sudah mencapai 98,83 persen,” kata Simi Lapebesi

Sementara untuk tingkat elektrifikasi, dia menerangkan, saat ini Kabupaten Manggarai berada pada posisi 99,47 Persen.

Dia menjelaskan, desa – desa yang telah terpasang jaringan listrik tersebut sebagian besar menggunakan jaringan PLN, sementara sisahnya menggunakan jaringan Non PLN.

“Dari 171 desa/kelurahan di Kabupaten Manggarai ada 160 desa yang telah terpasang jaringan PLN, 9 desa lainnya menggunakan jaringan Non PLN,” ujarnya.

Disisi lain, Manager UP2K Flores itu mengungkapkan, di Kabupaten Manggarai juga masih ada 2 desa yang sama sekali belum tersentuh Listrik. Selain itu, di desa yang telah terpasang dia akui belum semuanya terjangkau jaringan Listrik.

“Kita akui di desa-desa yang sudah terpasang jaringan listrik masih ada yang belum terjangkau jaringan dan terkait hal itu kita akan bangun secara bertahap, untuk saat ini kita masih fokus bangun jaringan ke dua desa yang tersisa” tambahnya.

Dia berharap, bagi masyarakat yang wilayahnya belum terpasang jaringan listrik agar tetap bersabar. Pihaknya sebut, dia terus berusaha agar semua wilayah di Kabupaten Manggarai hingga ke pelosok akan menikmati penerangan entah itu dari PLN ataukah dari Non PLN

“Masyarakat diharapkan untuk bersabar, prinsipnya kita terus berupaya hingga di seluruh pelosok Manggarai mendapat Pelayanan Listrik.” tutupnya.